Implementation of Halal Causation Against the Sale and Purchase of Collateral Objects without the Approval of Creditors

  • Adi Murphi Malau Faculty of Law, Islamic University of Bandung, West Java, Indonesia
  • Syafrinaldi Faculty of Law, Riau Islamic University, Pekanbaru Riau, Indonesia
  • Lina Jamilah Faculty of Law, Islamic University of Bandung, West Java, Indonesia
Keywords: Bank, Creditor, Debtor, Halal, Guarantee

Abstract

The sale and purchase is known as novation as long as the sale and purchase is carried out by the debtor with written approval from the bank as the creditor, but in practice the sale and purchase of collateral objects by the debtor to a third party without the approval of the bank as the creditor sometimes also occurs and causes problems in the future. This study aims to provide a prescription regarding the implementation of a lawful cause for the legality of the deed of sale and purchase of land by the debtor without the approval of the creditor. This research method is a normative legal research, using a statutory approach, a conceptual approach, and a case comparison approach, the case used in this research is the District Court Decision Number 7/Pdt.G/2019/PN.Rhl which is confirmed by the Court's Decision Pekanbaru High Court with Case Number 85/PDT/2020/PT PBR was further reaffirmed by the Supreme Court of the Republic of Indonesia with Decision Number: 1600 K/Pdt/2021 so that it has permanent legal force or inkracht."The results of the study can be concluded that the deed of sale and purchase agreement on the land negates the point of lawful cause as one of the fundamental requirements in contract law, b. the deed of sale and purchase of land is contrary to the Mortgage Law, c. the decision was in accordance with the principles of formal justice.

References

Alfons, M. (2017). Implementasi Hak Kekayaan Intelektual Dalam Perspektif Negara Hukum. Legislasi Indonesia, 14(03), 301–312.

Andriyono, H. (2019). Wawancara mantan AO (Account Officer) Bank BRI KCP Ujung Tanjung. Pekanbaru Riau.

Arba, H. ., & Mulada, D. A. (2020). Hukum Hak Tanggungan, Hak Tanggungan Atas Tanah dan Benda-Benda di Atasnya. Jakarta: Sinar Grafika.

Ariz Purnomo, M. A. (2014). Perlindungan Hukum Bagi Pemberi Hak Tanggungan Yang Bukan Debitur Dalam Perjanjian Kredit. Unnes Law Journal, 3(1), 62–68.

Daniel, R. S. (2016). Perlindungan Hukum Bagi Debitur Wanprestasi Dalam Eksekusi Jaminan Fidusia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan. Jurnal Hukum Media Justitia Nusantara, 6(1), 29–38.

Djumhana, M. (2000). Hukum Perbankan di Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Doly, D. (2011). Aspek Hukum Hak Tanggungan dalam Pelaksanaan Roya. Negara Hukum: Membangun Hukum untuk Keadilan dan Kesejahteraan, 2(1), 107.

Hasan, D. (2006). Lembaga Jaminan Kebendaan Bagi Tanah dan Benda Lain yang Melekat pada Tanah dalam Konsepsi Penerapan Azas Pemisahan Horizontal. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Kasmir. (2004). Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Latuihamallo, A. I. (2014). Dilema Dunia Multifinance, Sebuah Analisis Ilmiah Terhadap Fidusia dan Permasalahannya Dalam Dunia Multifinance. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Manan, A. (2013). Penemuan Hukum Oleh Hakim Dalam Praktek Hukum Acara Di Peradilan Agama. Jurnal Hukum dan Peradilan, 2(2), 189–202.

Prayogo, R. T. (2016). Penerapan Asas Kepastian Hukum Dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Hak Uji Materiil Dan Dalam Pedoman Beracara Dalam Pengujian Undang-Undang. Jurnal Legislasi Indonesia, 13(2), 191–201. Retrieved from https://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/151/0

Salim H. S. (2004). Perkembangan Hukum Jaminan Di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Satrio, J. (1993). Parate Eksekusi Sebagai Sarana Mengatasi Kredit Macet. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Sidabariba, B. (2018). Perlindungan Hukum Terhadap Para Pihak Dalam Pelaksanaan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan. Universitas Gadjah Mada.

Soeprapto, M. F. I. (2007). Ilmu Perundang-Undangan I: Jenis, Fungsi dan Materi Muatan. Yogyakarta: Kanisius.

Soerjono Soekanto. (1986). Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press.

Subagiyo, D. T. (2018). Hakikat Kedudukan Hukum Debitur Selama Menguasai Objek Jaminan Fidusia. Universitas 17 Agustus 1945.

Sukmaya, M. A., Abubakar, L., & Handayani, T. (2020). Perlindungan Hukum Bagi Pemenang Lelang Objek Hak Tanggungan Dalam Hal Eksekusi Terhalang Oleh Gugatan Ditinjau Dari Hukum Jaminan. Dialogia Iuridica: Jurnal Hukum Bisnis dan Investasi, 11(2), 116–142.

Sulastri, L. (2015). Konstruksi Perlindungan Hukum Debitur Dalam Penyelesaian Kredit Bermasalah Dengan Pelaksanaan Lelang Jaminan Hak Tanggungan. Jurnal Pembaharuan Hukum, 1(II), 86–101.

Sutantio, R. (1999). Penelitian Tentang Perlindungan Hukum Eksekusi Jaminan Kredit. Jakarta.

Suwandi, D. N. A. P. (2018). Perlindungan Hukum Bagi Bank Pemegang Hak Tanggungan Peringkat Kedua Dalam Eksekusi Objek Hak Tanggungan. Media Iuris, 1(3), 420–438.

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan. Jakarta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia.

Utomo, Y. A. (2011). Parate Executie Pada Hak Tanggungan Sebagai Perlindungan Aset Kreditor Dan Debitor. Yuridika, 26(2), 177–202.

Widjaja, G. (2010). Hal-hal Prinsip Dalam Pembuatan Kontrak yang Sering Terlupakan dan Akibat-Akibatnya. Jurnal Hukum Bisnis, 29(2), 53.

Published
2022-12-07
How to Cite
Malau, A. M., Syafrinaldi , S., & Jamilah , L. (2022). Implementation of Halal Causation Against the Sale and Purchase of Collateral Objects without the Approval of Creditors. Journal La Sociale, 3(6), 215-224. https://doi.org/10.37899/journal-la-sociale.v3i6.717